Kayu bakar: bagaimana memilihnya

Memilih sistem pemanas kayu merupakan solusi ekologis dan ekonomis, dihadapkan dengan peningkatan biaya energi tradisional (gas, bahan bakar minyak, listrik). Namun untuk mendapatkan efisiensi pemanasan yang baik, disarankan untuk memilih kayunya dengan hati-hati.

Jenis kayu bakar

Salah satu faktor penentu kualitas kayu bakar adalah kepadatannya. Semakin padat kayunya, semakin banyak panas yang dilepaskannya dalam jangka waktu yang lama. Kategori pohon berganti daun yang keras, yang meliputi oak, birch, ash dan walnut, adalah yang paling menarik dari segi kalori. Lalu datanglah tumbuhan runjung (cemara, cemara, pinus dan poplar). Kayu bakar ini terbakar dengan cepat dan mudah. Mereka berguna untuk menyalakan api di perapian atau kompor misalnya.

Kriteria seleksi

Berlawanan dengan kepercayaan populer, penting untuk tidak membakar sembarang kayu, dengan risiko menyumbat atau bahkan merusak sistem ketel Anda. Pertama-tama, kayu bakar harus kering dan alami, tanpa jejak cat atau polutan lainnya, untuk menghindari keluarnya asap beracun. Selain itu, kayu basah dan karena itu sarat dengan air memanaskan setengah dari kayu kering, yang meningkatkan konsumsi Anda. Untuk memastikan kualitas kayu Anda, Anda dapat memeriksa apakah kayu tersebut memiliki label NF Firewood atau Green Flame. Ada juga panjang log yang berbeda. Itu semua tergantung pada ukuran perapian, sisipan, perapian atau kompor Anda. Terakhir, wood pellet bisa menjadi solusi yang baik jika peralatan Anda memungkinkan. Nilai kalorinya sangat tinggi,tetapi harganya masih cukup mahal untuk dibeli.

Kisaran harga

Itu semua tergantung pada jenis kayu bakar yang Anda pilih, kadar air, panjang dan biaya pengirimannya. Semakin banyak kayu yang harus dipotong, semakin mahal harganya. Oleh karena itu, harganya bervariasi antara 40 dan 90 euro per meter kubik kayu (m3).

Dimana menemukannya?

Banyak bisnis menjual kayu bakar. Kadang-kadang berita dari mulut ke mulut cukup untuk menemukan dealer lokal, yang akan menjaga biaya transportasi tetap rendah.